KPU Kota Tanjungpinang Hadiri Seminar IWD: Perkuat Peran Perempuan dalam Proses Elektoral
KPU Kota Tanjungpinang mengikuti Seminar dalam rangka International Women's Day dengan tema "Penguatan Peran Perempuan Dalam Proses Elektoral Sebagai Pilar Demokrasi Substantif" secara zoom meeting yang dilaksanakan oleh KPU RI, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan perempuan dalam proses elektoral, baik sebagai pemilih, penyelenggara pemilu, maupun sebagai calon pemimpin. Seminar ini juga menjadi ruang diskusi bagi berbagai pihak untuk berbagi perspektif mengenai tantangan dan peluang dalam meningkatkan representasi serta peran strategis perempuan dalam politik dan demokrasi.
Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa KPU dengan senang hati membersamai perjuangan perempuan, terutama dalam memaknai meaningful participation. Afif juga menyebut perempuan adalah aktor penting dalam politik maupun berbangsa bernegara, dan kita semua harus bergandeng tangan untuk pemenuhan hak perempuan. Ia mengajak para peserta kegiatan untuk mengawal isu perempuan dalam politik sehingga demokrasi tidak mempersoalkan gender agar mendorong partisipasi lebih bermakna benar benar terwujud.
Selanjutnya kegiatan diisi dengan diskusi panel yang membahas terkait Penguatan Peran Perempuan dalam Proses Elektoral sebagai Pilar Demokrasi dan Substantif dengan moderator Nona Evita (Tenaga Ahli KPU) dan narasumber Anggota KPU Iffa Rosita, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP, Deputi Bidang Kesetaraan Gender KPPPA Amurwani Dwi Lestariningsih, Anggota KPU Periode 2007-2012 Andi Nurpati, Ketua Puskapol UI Dr. Hurriyah, S.Sos, Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nurhayati.
Dalam seminar tersebut, para narasumber menekankan bahwa partisipasi perempuan merupakan elemen penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan substantif. Perempuan tidak hanya berperan sebagai objek dalam proses demokrasi, tetapi juga sebagai aktor utama yang mampu mendorong lahirnya kebijakan yang lebih adil, responsif gender, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Selain itu, diskusi juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam dunia politik, seperti keterbatasan akses, stereotip gender, serta minimnya dukungan struktural. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dari berbagai pihak, termasuk lembaga penyelenggara pemilu, pemerintah, organisasi masyarakat, dan masyarakat secara umum untuk mendorong terciptanya ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam proses elektoral semakin meningkat, sehingga dapat memperkuat kualitas demokrasi serta mendorong terwujudnya demokrasi yang lebih representatif, inklusif, dan berkeadilan.
Kegiatan ini diikuti oleh Plt.Ketua beserta Anggota KPU Kota Tanjungpinang, Sekretaris KPU Kota Tanjungpinang dan seluruh Kepala Subbagian KPU Kota Tanjungpinang.
Humas KPU Kota Tanjungpinang

