Berita Terkini

Upacara Bendera Bersama KPU Kota Tanjungpinang, Siswa SMK Dapat Edukasi Pemilih

Anggota KPU Kota Tanjungpinang, Andri Yudi menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 3 Tanjungpinang, bertempat di Halaman Upacara SMK Negeri 3 Tanjungpinang. Senin, (2/2/2026). Upacara Bendera Jadi Sarana KPU Kota Tanjungpinang Edukasi Pemilih Pemula, dalam hal ini Ketua Teknis Penyelenggaraan, Andri Yudi, menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 3 Tanjungpinang. Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa KPU adalah lembaga yang bertugas menyelenggarakan pemilihan umum di Indonesia mulai dari pemilihan presiden, DPR, hingga kepala daerah. Tugas ini sangat penting karena melalui pemilu, rakyat menentukan arah masa depan bangsa. Adik-adik sekalian, dalam waktu dekat pasti ada yang akan akan memasuki usia pemilih pemula yaitu 17 tahun. Artinya, adik-adik akan mendapatkan hak sekaligus tanggung jawab untuk ikut menentukan arah masa depan bangsa melalui pemilu. Sebagai pelajar SMK, adik-adik adalah generasi muda yang akan segera memasuki dunia kerja dan dunia masyarakat. Dalam waktu yang tidak lama lagi, sebagian dari adik-adik akan memiliki hak pilih dalam pemilu. Oleh karena itu, penting bagi adik-adik untuk memahami bahwa satu suara sangat berarti. Sebagai pemilih pemula yang akan atau sudah berusia 17 tahun, ada satu hal penting yang tidak boleh adik-adik abaikan, yaitu pemutakhiran data pemilih. Hak pilih tidak akan bisa digunakan jika data adik-adik belum tercatat dengan benar. Menjadi pemilih pemula bukan hanya tentang menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara, tetapi juga tentang bertanggung jawab sejak awal, memastikan diri kita tercatat dan diakui dalam sistem demokrasi. Di era digital seperti sekarang, informasi sangat mudah diakses. Namun, kita juga harus berhati-hati terhadap hoaks, ujaran kebencian, dan informasi yang menyesatkan, terutama menjelang pemilu. Sebagai generasi muda yang cerdas dan terampil terutama siswa SMK yang terbiasa berpikir logis dan teknis adik-adik sekalian harus mampu menyaring informasi dengan baik. Selain itu, saya ingin menekankan pentingnya disiplin dan integritas. Nilai-nilai ini bukan hanya penting dalam dunia kerja teknik atau industri, tetapi juga dalam kehidupan berdemokrasi. Pemilu yang jujur dan adil hanya bisa terwujud jika semua pihak menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab. Terakhir, saya berharap adik-adik semua bisa menjadi pemilih yang cerdas, pemuda yang aktif, dan warga negara yang peduli. Jangan apatis, jangan merasa suara adik-adik tidak berarti. Justru masa depan bangsa ini ada di tangan generasi muda seperti adik-adik sekalian. Turut hadir Kasubbag Hukum dan SDM, Efiana Darnawati Tinambunan, dan Staff Parmas dan SDM KPU Kota Tanjungpinang.     (Humas KPU Kota Tanjungpinang)

KPU Kota Tanjungpinang Ikuti Rapat Kerja Perencanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih 2026 secara Daring

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Kerja Perencanaan Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Tahun 2026 yang dilaksanakan secara zoom meeting oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau, bertempat di Ruang Rapat KPU Kota Tanjungpinang,  Senin (26/01/2026). Rapat kerja ini dibuka oleh Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Provinsi Kepulauan Riau, Jernih Millyati Siregar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pendidikan pemilih memiliki peran penting dalam membentuk pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. “Melalui perencanaan yang matang, diharapkan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih Tahun 2026 dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya pemilih pemula, kelompok rentan dan marginal,” ujarnya. Pendidikan pemilih merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Melalui pendidikan pemilih yang berkelanjutan, kita tidak hanya berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pemilu, tetapi juga membangun pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Adapun tujuan dari rapat kerja ini adalah untuk menyusun strategi, program, dan metode sosialisasi pendidikan pemilih yang efektif, inklusif, dan berkelanjutan menjelang pelaksanaan Pemilu Tahun 2026. Fokus utama pembahasan meliputi pemetaan sasaran pemilih, perencanaan materi sosialisasi, serta pemanfaatan media dan teknologi informasi dalam penyebarluasan informasi kepemiluan. Oleh karena itu, kegiatan rapat kerja ini memiliki peran yang sangat penting sebagai wadah untuk menyusun strategi, merumuskan program, serta menyelaraskan langkah dalam pelaksanaan sosialisasi dan pendidikan pemilih ke depan. Saya berharap, melalui rapat kerja ini, kita dapat menghasilkan Sinergi antara KPU, pemangku kepentingan, dan seluruh mitra strategis menjadi kunci utama dalam menyukseskan tujuan tersebut. Selain itu, rapat kerja juga membahas evaluasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi pada tahun-tahun sebelumnya sebagai bahan perbaikan dalam penyusunan program ke depan. Peserta rapat memberikan berbagai masukan terkait inovasi metode sosialisasi, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia pelaksana kegiatan. Melalui rapat kerja ini, diharapkan terwujud perencanaan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih yang terarah dan terukur, sehingga mampu meningkatkan kesadaran politik masyarakat serta mendorong partisipasi pemilih yang berkualitas pada Pemilu Tahun 2026. Rapat Kerja ini dihadiri oleh Kadiv Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM KPU Kota Tanjungpinang, Novira Damayanti, Kadiv Hukum dan Pengawasan, Susanty, Kepala Subbagian Hukum dan SDM, Efiana Darnawati Tinambunan serta staf yang membidangi Parmas dan SDM.   (Humas KPU Kota Tanjungpinang)

Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Dan Pakta Integritas Tahun 2026 yang diikuti oleh Plt. Ketua, Anggota, Sekretaris, pejabat struktural, serta seluruh jajaran sekretariat KPU Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPU Kota Tanjungpinang, Senin, (26/1/2026). Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan, Plt Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Novira Damayanti, menyampaikan bahwa penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah penting dan strategis dalam membangun semangat bersama untuk mencapai target kinerja, beliau juga menyampaikan, Pakta integritas bukan sekadar dokumen formal, tetapi janji moral dan hukum untuk menjaga kejujuran dan tanggung jawab dalam bekerja. Penandatanganan Pakta Integritas oleh Plt. Ketua, Anggota, Sekretaris, serta jajaran sekretariat KPU Kota Tanjungpinang sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang berintegritas. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja, transparansi, serta profesionalisme dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berintegritas dan terpercaya

Upacara Bendera Jadi Sarana KPU Kota Tanjungpinang Edukasi Pemilih Pemula di SMA Negeri 5 Tanjungpinang

Anggota KPU Kota Tanjungpinang, Hj. Susanty menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 5 Tanjungpinang, bertempat di Halaman Upacara SMA Negeri 5 Tanjungpinang. Senin, (26/1/2026). Upacara Bendera Jadi Sarana KPU Kota Tanjungpinang Edukasi Pemilih Pemula, dalam hal ini Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Susanty menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 5 Tanjungpinang. Dalam amanatnya, Susanty menyampaikan bahwa sebagian dari adik-adik dalam waktu dekat, akan memasuki usia pemilih pemula yaitu 17 tahun. Artinya, adik-adik akan mendapatkan hak sekaligus tanggung jawab untuk ikut menentukan arah masa depan bangsa melalui pemilu. definisi pemilih pemula adalah warga negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara genap berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah/pernah kawin, dan baru pertama kali menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum. Sebagai pemilih pemula yang akan atau sudah berusia 17 tahun, ada satu hal penting yang tidak boleh adik-adik abaikan, yaitu pemutakhiran data pemilih. Hak pilih tidak akan bisa digunakan jika data adik-adik belum tercatat dengan benar. Menjadi pemilih pemula bukan hanya tentang menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara, tetapi juga tentang bertanggung jawab sejak awal, memastikan diri kita tercatat dan diakui dalam sistem demokrasi. Turut hadir Plt. Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Novira Damayanti, Kasubbag Hukum dan SDM, Efiana Darnawati Tinambunan, serta Staff Parmas dan SDM KPU Kota Tanjungpinang.

Podcast Episiode-10 Suara Perempuan Suara Demokrasi : Strategi GOW Tanjungpinang Menuju Pemilu Partisipatif

Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang menghadirkan Podcast kesepuluh dengan narasumber Ketua dan wakil Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang. Pada hari Rabu (19/11/2025) bertempat di “Sembang Pemilu” podcast KPU Kota Tanjungpinang. Bersama narasumber Ketua GOW Kota Tanjungpinang Ibu Handayani, S.E., M.A.P dan Wakil Ketua GOW Kota Tanjungpinang Ibu Riatiningsih dipandu Host Efiana Darnawati Tinambunan, mengusung tema "Suara Perempuan, Suara Demokrasi: Strategi GOW Tanjungpinang Menuju Pemilu Partisipatif". Pemilu bukan hanya soal memilih. Pemilu adalah ruang partisipasi, ruang suara, dan ruang harapan. Di Kota Tanjungpinang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) hadir sebagai salah satu kekuatan penting dalam mendorong masyarakat untuk terlibat aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi. Handayani mengatakan: “Perempuan adalah kekuatan besar dalam demokrasi. Ketika perempuan ikut bersuara, proses politik menjadi lebih seimbang, lebih inklusif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Perempuan bukan hanya objek pemilu, tetapi subjek penting yang bisa menggerakkan perubahan. Jadi, partisipasi perempuan bukan sekadar angka, tetapi kontribusi nyata bagi kualitas demokrasi itu sendiri.” “GOW Tanjungpinang ini sebenarnya hadir sebagai rumah besar bagi semua organisasi perempuan. Jadi peran kami adalah menyatukan gerak, menyamakan visi, dan memastikan program-program pemberdayaan yang dilakukan itu saling mendukung. Kami fokus pada peningkatan kapasitas perempuan, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, keluarga, sampai kepemimpinan. Intinya, kami ingin perempuan-perempuan di Tanjungpinang memiliki ruang yang cukup untuk berkembang, percaya diri untuk bersuara, dan pada akhirnya berani mengambil bagian dalam proses pembangunan, termasuk dalam ranah demokrasi” demikian disampaikan Handayani. Gabungan Organisasi Wanita berdiri sebagai denyut yang menjaga nadi partisipasi publik tetap hidup. Mereka mengetuk pintu-pintu kesadaran, menyalakan obor pengetahuan, dan mengajak masyarakat untuk tidak sekadar hadir dalam pemilu…tetapi benar-benar berperan. Karena demokrasi tidak pernah tumbuh dari keheningan. Ia tumbuh dari keberanian untuk bersuara. Untuk didengar…dan untuk mengubah. Jika perempuan tidak berpartisipasi dalam pemilu, maka setengah suara masyarakat hilang sehingga kebijakan yang dihasilkan berpotensi tidak mencerminkan kebutuhan perempuan dan keluarga. Hal ini membuat proses pengambilan keputusan menjadi tidak seimbang dan berdampak besar pada berbagai layanan publik yang mempengaruhi kehidupan perempuan secara langsung GOW Kota Tanjungpinang telah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi politik perempuan, membangun kolaborasi lintas sektor, dan menciptakan ruang yang lebih inklusif agar perempuan bisa berpartisipasi secara aktif dan percaya diri. Harapannya, semakin banyak perempuan di Tanjungpinang yang berani bersuara, berani memilih, dan berani mengambil peran. Karena masa depan demokrasi tidak hanya dibangun oleh sebagian, tapi oleh semua. “Harapannya, setelah sesi ini, semakin banyak perempuan di Tanjungpinang yang berani bersuara, berani memilih, dan berani mengambil peran. Karena masa depan demokrasi tidak hanya dibangun oleh sebagian, tapi oleh semua. Terima kasih atas wawasan dan inspirasi yang dibagikan hari ini.”     (Humas KPU Kota Tanjungpinang)        

Bangun Kesadaran Demokrasi, KPU Kota Tanjungpinang Ajak Siswa SMA Melek Pemilu Lewat Upacara Bendera

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang, Muhammad Faizal menjadi Pembina Upacara di SMA Swasta Katolik Santa Maria Tanjungpinang, bertempat di Halaman Upacara SMA Swasta Katolik Santa Maria Tanjungpinang. Senin, (17/11/2025). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang meluncurkan strategi proaktif untuk menyasar pemilih pemula di luar masa tahapan pemilu, menggandeng sekolah-sekolah untuk menyisipkan edukasi demokrasi dalam kegiatan upacara bendera. Setiap hari Senin, jajaran KPU Kota Tanjungpinang akan bertindak sebagai pembina upacara di SMA/SMK se-Kota Tanjungpinang. Langkah ini diambil untuk menanamkan kesadaran berdemokrasi sejak dini dan mengurangi potensi rendahnya partisipasi pemilih pemula dan pemilih muda dalam pemilu dan pilkada mendatang. Dalam amanat Pembina upacara, Muhammad Faizal menyampaikan pesan penting tentang menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini. “Banyak dari siswa saat ini yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu/pilkada mendatang. Kami ingin adik-adik siswa/siswi sadar bahwa suara adik-adik semua punya kekuatan nyata, beliau menegaskan bahwa Pemilihan Umum bukan hanya urusan orang dewasa. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara. Siswa/siswi sekalian adalah generasi penerus, dan demokrasi yang sehat harus dimulai dari sekolah, dari diri adik-adik sendiri, ujarnya. Ia mengajak siswa/siswi untuk membangun budaya demokrasi, integritas, dan kesadaran politik, agar kelak Indonesia dipimpin oleh pemimpin yang amanah dan berpihak pada rakyat. Beliau juga menggaris bawahi pentingnya praktik demokrasi sederhana, seperti pemilihan ketua OSIS, sebagai wujud hak memilih siswa. Beliau juga mendorong siswa/siswi untuk menjadi pemilih cerdas, berintegritas, dan menolak politik uang yang merusak demokrasi. Dalam kesempatan ini juga Muhammad Faizal menyampaikan bahwa saat ini KPU sedang melakukan tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) yang mana dilakukan pembaharuan data pemilih dari daftar pemilih sebelumnya agar data pemilih lebih akurat. Beliau mengajak para siswa yang telah berumur tujuh belas tahun agar segera merekam Kartu Tanda Penduduk (KTP) sehingga dapat di masukkan dalam daftar pemilih berkelanjutan ini. “Saya mengajak siswa/siswi yang telah berumur 17 tahun untuk segera merekam KTP agar dapat menjadi pemilih di pemilihan selanjutnya” tuturnya. Melalui kegiatan ini, KPU Kota Tanjungpinang berharap para siswa-siswi yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih dapat memahami prosedur pemilihan, pentingnya menjaga netralitas, serta menyadari bahwa setiap suara sangat berharga untuk masa depan Indonesia. Turut hadir mendampingi, Anggota KPU Kota Tanjungpinang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Novira Damayanti, Kasubbag Hukum dan SDM, Efiana Darnawati Tinambunan beserta Staff Parmas dan SDM Sekretariat KPU Kota Tanjungpinang.     (Humas KPU Kota Tanjungpinang)