Podcast Episiode-10 Suara Perempuan Suara Demokrasi : Strategi GOW Tanjungpinang Menuju Pemilu Partisipatif
Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang menghadirkan Podcast kesepuluh dengan narasumber Ketua dan wakil Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang. Pada hari Rabu (19/11/2025) bertempat di “Sembang Pemilu” podcast KPU Kota Tanjungpinang. Bersama narasumber Ketua GOW Kota Tanjungpinang Ibu Handayani, S.E., M.A.P dan Wakil Ketua GOW Kota Tanjungpinang Ibu Riatiningsih dipandu Host Efiana Darnawati Tinambunan, mengusung tema "Suara Perempuan, Suara Demokrasi: Strategi GOW Tanjungpinang Menuju Pemilu Partisipatif". Pemilu bukan hanya soal memilih. Pemilu adalah ruang partisipasi, ruang suara, dan ruang harapan. Di Kota Tanjungpinang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) hadir sebagai salah satu kekuatan penting dalam mendorong masyarakat untuk terlibat aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi. Handayani mengatakan: “Perempuan adalah kekuatan besar dalam demokrasi. Ketika perempuan ikut bersuara, proses politik menjadi lebih seimbang, lebih inklusif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Perempuan bukan hanya objek pemilu, tetapi subjek penting yang bisa menggerakkan perubahan. Jadi, partisipasi perempuan bukan sekadar angka, tetapi kontribusi nyata bagi kualitas demokrasi itu sendiri.” “GOW Tanjungpinang ini sebenarnya hadir sebagai rumah besar bagi semua organisasi perempuan. Jadi peran kami adalah menyatukan gerak, menyamakan visi, dan memastikan program-program pemberdayaan yang dilakukan itu saling mendukung. Kami fokus pada peningkatan kapasitas perempuan, baik dari sisi pendidikan, ekonomi, keluarga, sampai kepemimpinan. Intinya, kami ingin perempuan-perempuan di Tanjungpinang memiliki ruang yang cukup untuk berkembang, percaya diri untuk bersuara, dan pada akhirnya berani mengambil bagian dalam proses pembangunan, termasuk dalam ranah demokrasi” demikian disampaikan Handayani. Gabungan Organisasi Wanita berdiri sebagai denyut yang menjaga nadi partisipasi publik tetap hidup. Mereka mengetuk pintu-pintu kesadaran, menyalakan obor pengetahuan, dan mengajak masyarakat untuk tidak sekadar hadir dalam pemilu…tetapi benar-benar berperan. Karena demokrasi tidak pernah tumbuh dari keheningan. Ia tumbuh dari keberanian untuk bersuara. Untuk didengar…dan untuk mengubah. Jika perempuan tidak berpartisipasi dalam pemilu, maka setengah suara masyarakat hilang sehingga kebijakan yang dihasilkan berpotensi tidak mencerminkan kebutuhan perempuan dan keluarga. Hal ini membuat proses pengambilan keputusan menjadi tidak seimbang dan berdampak besar pada berbagai layanan publik yang mempengaruhi kehidupan perempuan secara langsung GOW Kota Tanjungpinang telah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi politik perempuan, membangun kolaborasi lintas sektor, dan menciptakan ruang yang lebih inklusif agar perempuan bisa berpartisipasi secara aktif dan percaya diri. Harapannya, semakin banyak perempuan di Tanjungpinang yang berani bersuara, berani memilih, dan berani mengambil peran. Karena masa depan demokrasi tidak hanya dibangun oleh sebagian, tapi oleh semua. “Harapannya, setelah sesi ini, semakin banyak perempuan di Tanjungpinang yang berani bersuara, berani memilih, dan berani mengambil peran. Karena masa depan demokrasi tidak hanya dibangun oleh sebagian, tapi oleh semua. Terima kasih atas wawasan dan inspirasi yang dibagikan hari ini.” (Humas KPU Kota Tanjungpinang)