Berita Terkini

Podcast Episiode-9 Pemilu Inklusif: Peran Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Disabilitas

Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang menghadirkan Podcast kesembilan dengan narasumber Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Tanjungpinang, Bapak Ridwan. Pada hari Rabu (12/11/2025) bertempat di “Sembang Pemilu” podcast KPU Kota Tanjungpinang. Adapun tema podcast kali ini adalah: “Pemilu Inklusif: Peran Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Disabilitas” dan dipandu Host Suryadi. Kita tahu, pemilu adalah momen penting bagi setiap warga negara untuk menyalurkan aspirasi dan menentukan arah bangsa. Tapi, apakah seluruh warga negara sudah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi? Termasuk teman-teman penyandang disabilitas? PPDI atau Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia adalah organisasi payung yang menaungi berbagai ragam disabilitas — mulai dari disabilitas netra, rungu, daksa, intelektual, hingga mental. Kami berdiri dengan semangat memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas di semua bidang kehidupan, termasuk hak politik. Visi kami sederhana namun kuat: “Tidak ada yang tertinggal dalam pembangunan bangsa” demikian disampaikan oleh Bapak Ridwan. Dalam konteks pemilu, itu berarti penyandang disabilitas juga harus bisa memilih dan dipilih dengan setara dan bermartabat. Pemilu inklusif adalah hak semua warga negara, termasuk penyandang disabilitas. PPDI hadir sebagai organisasi yang memperjuangkan hak politik mereka, dengan semangat “Tidak ada yang tertinggal dalam pembangunan bangsa.” Pemilu inklusif mencakup akses fisik, informasi, dan kesempatan berpartisipasi. Partisipasi penyandang disabilitas meningkat, namun masih ada tantangan yang perlu perhatian serius dari semua pihak. Pemilu inklusif berarti semua warga negara tanpa terkecuali memiliki akses yang sama untuk berpartisipasi. Tidak hanya secara fisik, tapi juga dalam hal informasi, pendidikan pemilih, dan kesempatan untuk menyuarakan pilihan. PPDI aktif mendorong partisipasi penyandang disabilitas melalui advokasi, pelatihan, pendidikan, dan monitoring. Tindakan nyata ini membuktikan inklusi bisa dicapai. Bagi penyandang disabilitas, inklusif berarti adanya aksesibilitas di TPS, bahan sosialisasi yang ramah disabilitas, serta sikap penyelenggara yang memahami dan menghormati keberagaman kondisi pemilih. Tantangan utama yang dihadapi teman-teman disabilitas saat ingin menggunakan hak pilihnya di lapangan meliputi aksesibilitas TPS, akses informasi, dan stigma sosial. Edukasi dan kolaborasi masyarakat serta penyelenggara adalah kunci untuk mengatasi hambatan ini. Pemilu inklusif tercapai bila semua pihak bekerja sama. Dukungan masyarakat dan penyelenggara penting agar setiap penyandang disabilitas dapat menyalurkan hak pilihnya dengan martabat. Demokrasi hanya akan kuat jika semua suara dihargai. Mari bekerja sama mewujudkan Indonesia yang adil dan setara.       Humas KPU Kota Tanjungpinang

Podcast Episiode-8 Guru Bicara Demokrasi: Mendidik Pemilih Cerdas Sejak di Sekolah

Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang menghadirkan Podcast kedelapan dengan tema “Guru Bicara Demokrasi: Mendidik Pemilih Cerdas Sejak di Sekolah.”    Pada hari Kamis (6/11/2025) bertempat di “Sembang Pemilu” podcast KPU Kota Tanjungpinang. Hadir sebagai narasumber, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Drs. Kariadi dan dipandu Host Efiana Darnawati Tinambunan. Di tengah derasnya informasi dan tantangan era digital, menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini menjadi kunci agar generasi muda tumbuh sebagai warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Demokrasi perlu dikenalkan sejak di sekolah, karena di sanalah siswa belajar menghargai perbedaan, memahami hak dan kewajiban, serta berlatih mengambil keputusan bersama. Sekolah menjadi ruang pertama untuk melatih warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab. Guru berperan penting sebagai teladan dan fasilitator demokrasi. Mereka membantu siswa menjadi pemilih cerdas melalui pendidikan literasi, nilai kritis, serta sikap terbuka terhadap perbedaan. Kariadi berharap sekolah menjadi tempat yang benar-benar menumbuhkan budaya demokratis. Guru diberi ruang berinovasi, siswa berani berpendapat, dan kebijakan sekolah selalu berpihak pada nilai keadilan, keterbukaan, serta partisipasi. “Kalau sejak sekolah anak-anak sudah belajar menghargai perbedaan dan berpikir kritis, saya yakin Indonesia akan punya generasi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan berkarakter” ujar beliau. Nilai demokrasi bisa diterapkan lewat kegiatan nyata di sekolah: pemilihan OSIS, diskusi kelas, musyawarah, hingga kebiasaan mendengar dan menghargai pendapat. Demokrasi menjadi bagian dari budaya sekolah, bukan hanya teori di buku. Di era digital seperti sekarang, kita menghadapi banjir informasi, hoaks, dan polarisasi. Apa tantangan terbesar bagi sekolah dalam mendidik pemilih cerdas? Tantangannya besar. Banyak siswa menerima informasi dari media sosial tanpa filter. Mereka mudah terpengaruh oleh opini atau berita yang belum tentu benar. Untuk itu, sekolah harus aktif mengajarkan literasi digital dan media. Kami juga mengadakan program kelas dialog demokrasi, siswa diajak menganalisis berita politik, belajar cara berdiskusi tanpa emosi, dan menghargai pendapat orang lain. Melalui podcast ini, KPU Kota Tanjungpinang mengajak para pendidik untuk berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada siswa, agar generasi muda memahami pentingnya hak suara dan menjadi pemilih yang cerdas serta bertanggung jawab. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU dalam memperkuat pendidikan pemilih di kalangan pelajar, sekaligus menumbuhkan semangat partisipasi sejak dini demi terwujudnya pemilu yang berkualitas dan berintegritas.     Humas KPU Kota Tanjungpinang

Podcast Episiode-7 Pemuda Cerdas Memilih: Inspirasi dan Edukasi Bersama KNPI

Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang menghadirkan Podcast ketujuh dengan tema “Pemuda Cerdas Memilih: Inspirasi dan Edukasi Bersama KNPI”. Pada hari Rabu (29/10/2025) bertempat di “Sembang Pemilu” podcast KPU Kota Tanjungpinang. Hadir sebagai narasumber, Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tanjungpinang, Fahmi Amrico, S.H., M.H., CPLC., CPCLE., CPM dan dipandu oleh Host Efiana Darnawati Tinambunan. KNPI bukan cuma wadah organisasi, tapi juga ruang belajar demokrasi. Melalui berbagai program edukasi, workshop dan webinar, KNPI membantu pemuda memahami nilai-nilai demokrasi dengan cara yang lebih dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Fahmi menyampaikan pesan kepada teman pemilih bahwa: “Pemuda yang sadar demokrasi bukan cuma penonton, tapi sutradara masa depan bangsa.” Tantangan & Kesempatan Pemuda Zaman Sekarang menurut Fahmi adalah: Tantangan informasi (hoaks, media sosial), Peran literasi digital, Bagaimana pemuda bisa memanfaatkan kesempatan positif. Jadi, tantangan dan kesempatan itu selalu datang beriringan, Kuncinya cuma satu, bagaimana kita sebagai pemuda bisa mengambil peran, bukan cuma ngeluh atau menonton dari jauh. Karena masa depan demokrasi bukan hanya ditentukan oleh mereka yang punya kekuasaan, tapi juga oleh kita yang punya kesadaran dan keberanian untuk bertindak. Ada beberapa poin penting yang disampaikan oleh Fahmi pada podcast Sembang Pemilu, yaitu: Peran besar KNPI dalam edukasi politik pemuda. KNPI tidak hanya mengajak pemuda untuk datang ke TPS, tapi juga aktif mengedukasi lewat berbagai kegiatan — mulai dari seminar, diskusi publik, pelatihan kepemimpinan, sampai kampanye kreatif di media sosial. Tujuannya jelas: biar pemuda ngerti bahwa partisipasi dalam pemilu itu bukan sekadar formalitas, tapi bentuk nyata cinta tanah air. Tantangan yang dihadapi tidak kecil. Masih banyak pemuda yang apatis, merasa suaranya tidak berpengaruh atau bahkan tidak mengerti pentingnya hak pilih. Belum lagi arus informasi yang terkadang menyesatkan (hoaks), ujaran kebencian dan politik uang. Tapi disinilpentingnya peran organisasi kepemudaan seperti KNPI, yang terus berupaya menghadirkan edukasi yang fun, kreatif dan dekat dengan kehidupan anak muda. Tips praktis buat kita semua biar ikut berpartisipasi aktif Pertama, cari tahu dulu. Kenali calon dan partai, pahami visi-misi mereka. Kedua, jangan mudah termakan isu. Belajar cek fakta dan saring informasi dari sumber resmi. Ketiga, ajak teman-teman buat datang ke TPS. Bikin partisipasi politik jadi gerakan bareng yang asik dan positif. Cerdas memilih bukan hanya soal tahu siapa yang akan kita pilih, tapi juga tentang paham nilai, visi misi dan integritas yang kita dukung. Tentang punya keberanian untuk berpikir kritis, tapi tetap rendah hati untuk belajar dari orang lain dan tentang menghargai perbedaan, tapi tetap Bersatu dalam semangat kebangsaan. Gunakan hak pilihmu dengan bijak, dengan hati yang jujur dan dengan niat untuk membawa perubahan. Karena suara kita bukan hanya angka di kertas, tapi tanda cinta untuk Indonesia.     Humas KPU Kota Tanjungpinang    

KPU Kota Tanjungpinang Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-97

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang melaksanakan upacara bendera dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman kantor KPU Kota Tanjungpinang, Selasa (28/10/2025). Upacara berlangsung dengan khidmat di halaman kantor KPU Kota Tanjungpinang, diikuti oleh komisioner dan jajaran sekretariat. Bertindak selaku Pembina upacara, Ketua KPU Kota Tanjungpinang Muhammad Faizal, dalam amanatnya beliau membacakan Teks Pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang mengangkat tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.” Dalam amanatnya beliau menegaskan pentingnya semangat juang, kejujuran, dan kerja keras generasi muda dalam membangun bangsa. Kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut karena kita harus percaya, di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang. Ketua KPU Kota Tanjungpinang juga mengingatkan agar generasi muda Indonesia tidak takut bermimpi besar dan tidak takut gagal, sebab pemuda bukan pelengkap sejarah, tetapi penentu sejarah berikutnya.     (Humas KPU Kota Tanjungpinang)

KPU Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Koordinasi SDM Dalam Rangka Penguatan Kelembagaan

KPU Kota Tanjungpinang mengikuti Kegiatan Rapat Koordinasi SDM Dalam Rangka Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau secara daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Ruang Rapat KPU Kota Tanjungpinang. Rabu, (22/10/2025). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) SDM dalam Rangka Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan secara daring oleh KPU Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rakor tingkat nasional yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh KPU RI bersama seluruh KPU Provinsi di Indonesia. Rakor dibuka secara resmi oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau, Ferry Muliadi Manalu. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi kelembagaan antara KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota dalam memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan KPU.  Selain menjalankan aspek teknis, KPU juga berperan mengelola potensi konflik sosial agar kehidupan masyarakat tetap harmonis pasca pemilu. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat sinergi antar-satuan kerja, meningkatkan kapasitas SDM, serta menyamakan langkah dalam mendukung kelembagaan KPU yang profesional dan berintegritas. Penyampaian Materi oleh Anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau, Jernih Millyati Siregar, menegaskan bahwa pentingnya profesionalisme dan integritas penyelenggara pemilu. Perlu menjaga keutuhan dan marwah KPU sebagai penjaga integritas demokrasi, menekankan bahwa penguatan SDM merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu. KPU,akan terus melaksanakan program pelatihan dan pengembangan kelembagaan agar seluruh jajaran siap menghadapi tantangan kepemiluan di masa mendatang dengan tujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung inovasi kelembagaan serta menjaga kualitas demokrasi di tanah air. Beliau juga menyampaikan ketentuan regulasi terkait cuti dan proses pemberitahuan belajar bagi Anggota KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota. Materi ini dimaksudkan agar seluruh jajaran KPU memiliki pemahaman yang seragam mengenai kebijakan internal, khususnya dalam pengaturan hak dan kewajiban anggota KPU dalam menjalankan tugas serta pengembangan kapasitas diri. Dalam Rakor tersebut juga ditegaskan bahwa KPU berkomitmen untuk senantiasa mendorong para anggotanya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik program Magister maupun Doktoral. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan kelembagaan melalui peningkatan kompetensi individu dan profesionalisme penyelenggara pemilu. Kegiatan rapat koordinasi ditutup oleh Plh. Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau, Jernih Millyati Siregar, beliau mengajak seluruh pegawai KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Provinsi Kepulauan Riau agar terus meningkatkan kinerja dan memperkuat kualitas SDM untuk menghadapi Pemilu dan Pemilihan nanti. Kegiatan ini diikuti oleh, Ketua dan Anggota KPU Kota Tanjungpinang, Sekretaris KPU Kota Tanjungpinang, Pejabat Struktural dan seluruh Staff Sekretariat KPU Kota Tanjungpinang.     (Humas KPU Kota Tanjungpinang)    

KPU Kota Tanjungpinang menjadi Narasumber Kegiatan Suara Demokrasi dalam Pemilihan OSIM MAN Tanjungpinang Tahun 2025/2026

KPU Kota Tanjungpinang menjadi Narasumber Kegiatan "Suara Demokrasi" dalam Pemilihan OSIM MAN Tanjungpinang Tahun 2025/2026, bertempat di Masjid Husnul Khotimah Tanjungpinang. Jumat (17/10/2025). Anggota KPU Kota Tanjungpinang, Andri Yudi, dalam kata pembukaannya menyampaikan terimakasih dan merasa sangat senang bisa hadir di tengah-tengah para pelajar hebat di sekolah ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pendidikan pemilih, terutama kepada pemilih pemula seperti adik-adik sekalian. Pemilu adalah Sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara LUBER JURDIL. Pemilu bukan hanya soal memilih, tapi juga tentang memahami arti demokrasi, tanggung jawab sebagai warga negara, serta ikut berperan aktif dalam menentukan arah masa depan bangsa. Dan siapa lagi kalau bukan adik-adik sekalian generasi muda Indonesia yang akan jadi penentu masa depan itu. Dalam sesi diskusi, peserta aktif berdiskusi mengenai seputar demokrasi serta proses tahapan dalam pemilu maupun pilkada. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan pemilih berkelanjutan KPU, yang bertujuan menumbuhkan kesadaran politik di kalangan generasi muda/pelajar agar mereka mampu menjadi pemilih yang kritis, cerdas, dan bertanggung jawab. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota KPU Kota Tanjungpinang Divisi Hukum dan Pengawasan, Hj. Susanty dan Staff Parmas Sekretariat KPU Kota Tanjungpinang.   Humas KPU Kota Tanjungpinang